Sejak pertama kali diperkenalkan program SM3T (Sarjana Mendidik
Didaerah Terdepan, Terluar dan Tertinggal) pada bulan Oktober 2011 yang lalu
kelayak publik, program ini telah menjadi idola baru bagi Alumni Sarjana
Pendidikan atau lulusan FKIP di Indonesia. Pada awalnya banyak yang meragukan,
apakah program ini hanya proyek pendidikan belaka atau memang benar suatu
terobosan efektif untuk mengatasi permasalahan kekurangan guru didaerah terpencil
khususnya didaerah 3T (Terluar, Terdepan dan Tertinggal) yang ada di indonesia
ini. namun sekarang keraguan itu telah terjawab, bahwa Program SM-3T telah
membuktikan eksistensinya sebagai program unggulan untuk memajukan pendidikan khususnya
di daerah 3T di bumi pertiwi indonesia ini, dan program SM3T bukanlah sekedar
program abal-abal atau program yang menghasilkan proyek belaka yang hanya menguntungkan
pihak-pihak tertentu seperti penaksiran dari sebagian orang, dan sejak mulainya
program pada tahun 2011 yang lalu hingga tahun 2015 kini, peserta SM3T sudah tercatat
lebih dari 10.000 peserta alumni sarjana pendidikan yang telah bergabung
menjadi sarjana Mendidik dipelosok-pelosok negeri ini. Mereka telah mengabdikan
hidupnya untuk mengisi kekurangan Guru didaerah 3T khususnya di kawasan Aceh,
Kepulauan Riau, Kalimantan, NTT, Maluku, dan Papua sekitarnya.
Banyak cobaan dan
rintangan yang harus dihadapi oleh seorang guru SM-3T. Termasuk mempertaruhkan
nyawa pun menjadi jaminannya. Beberapa musibah duka tercatat telah dialami oleh
beberapa peserta SM-3T, mulai dari wabah penyakit yang menimpa, tenggelamnya
perahu, dan masalah keamanan menjadi momok yang selalu menghantui peserta ketika
bertugas didaerah penempatan.
Seperti musibah yang menimpa saudara kita Masril peserta SM3T
angkatan II asal LPTK Unsyiah Aceh yang meninggal dunia akibat sakit berat yang
dialaminya disaat berakhirnya tugas pengabdian di daerah 3T di Kepulauan Riau
dan bersamaan dengan waktu penjemputan oleh pihak LPTK untuk dikembalikan
kedaerah asalnya Aceh dan ironisnya beliau menghembus nafas terakhir seketika
pemberangkatan menuju pulang dan akibat jangkauan transportasi yang sulit
dijangkau. Akhirnya, almarhum Masril disemanyamkan disana ditanah pertiwi
Kepulauan Riau kabupaten Anambas, dan itu meninggalkan duka yang begitu berat
bagi keluarganya. dan terakhir-terakhir ini, musibah yang menimpa Mohammad
Isnaeni peserta SM-3T asal Universitas Negeri Surabaya ditemukan tenggelam saat
perahu yang ditumpanginya karam di perairan Maluku Barat.
Pengabdian dan
pengorbanan para Guru SM-3T merupakan pelajaran yang sangat berharga bagi
seluruh peserta. Tidak ada kemenangan yang dapat diraih tanpa harus melalui
perjuangan yang begitu berat. Untuk itu kesungguh-sunguhan menjadi modal
penting dalam sebuah kata pengabdian.
Untuk memotivasi pengabdian Guru SM-3T, DIKTI pun telah
menyiapkan prospek cerah sedemikian rupa, yang nantinya akan dihadiahkan kepada
pejuang-pejuang pendidikan ini. Mulai Dari Program Pendidikan Profesi Guru (PPG)
yang berasrama dengan status beasiswa selama 1 tahun pasca SM-3T, dan Formasi
Khusus dalam Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil. Tapi semua prospek cerah
ini hanya akan didapat oleh peserta yang serius dan beruntung dan dapat
melewati alur yang telah ditentukan.
Seperti halnya, program PPG hanya diperuntukkan kepada alumni
yang dinyatakan lulus mengikuti pengabdian SM-3T, dan formasi khusus dalam
Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) hanya diperuntukkan bagi peserta
SM-3T yang dinyatakan lulus dalam PPG, dibuktikan dengan Sertifikat Pendidik.
Bagi peserta SM-3T yang dinyatakan lulus PPG, juga di berikan
pilihan untuk mengikuti Seleksi Calon Pendidik di Sabah Malaysia, dan pada
tahun ini telah dibuka juga pendaftaran untuk Calon pendidik di Sabah, Johor Batu
Malaysia dan Mindanao Filipina. Dimana program ini menawarkan kontrak selama 2
tahun untuk mendidik anak-anak Indonesia yang ada didaerah 3T disana dengan
Gaji 15 juta/bulannya.
Alur Prospek
Program SM-3T dari Tahun 2011 sampai sekarang, menjadi seorang sarjana mendidik
bukanlah perkara gampang, butuh banyak proses melalui tahap-tahap seleksi yang
harus dilalui. Pada tahun ini Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi
(Kemristekdikti) telah membuka kembali pendaftaran peserta Guru SM3T secara
online yang sudah dimulai dari tanggal 9 maret 2015 s/d 7 juni 2015 mendatang.
Penyeleksian secara online dan waktu pendaftaran yang panjang ini merupakan
bukti nyata bahwa Kemristekdikti membuka peluang yang sebesar-besarnya kepada
seluruh alumini sarjana pendidikan S1 yang ada untuk bersaing secara ketat.
Pendaftaran tahap awal secara online bertujuan untuk menyeleksi
dokumen secara online, dan apabila dinyatakan lulus secara administrasi maka
akan diberikan kesempatan untuk mengikuti Tes Online dengan menggunakan
komputer di LTPK penyelenggara.
Tahap selanjutnya apabila peserta dinyatakan lulus tes online
maka peserta akan diundang untuk mengikuti tes wawancara, ini adalah seleksi
akhir yang sangat menentukan, Apakah peserta layak menjadi the next sarjana
mendidik atau tidak. Dan apabila beruntung dan layak bergabung, maka
persiapkanlah diri anda dengan sungguh-sungguh untuk menjadi pejuang pendidikan
yang seutuhnya.
Prospek program SM-3T adalah nyata dan bukan iming iming belaka
dan program SM3T (Bukan Program Main-main /kutipan “Dekan FKIP Unsyiah”)
.maka dari itu mulailah dengan niat baik untuk masa depan yang lebih baik.
Salam
Maju Bersama Mencerdaskan Bangsa







0 komentar:
Posting Komentar