Sabtu, 02 Agustus 2025

GURU MENANAM, ORANG TUA TAK MENYIRAM

 


Renungan Untuk Kita Semua Para Orangtua 

*Ketika Guru Menanam, Tapi Kita  Orangtua Tidak Menyiram, Anak Akan Jadi Apa???*

Pendidikan terpenting pada anak adalah terbentuknya kerja sama antara sekolah dan orang tua dirumah. Di sekolah, guru menanam nilai-nilai pengetahuan, disiplin, sopan santun, mandiri dan tanggung jawab. Akan tetapi apa jadinya jika benih-benih itu tak pernah disiram ketika mereka berada di rumah?

Orangtua adalah penyiram terpenting dan utama untuk memastikan apa yang telah ditanam oleh guru disekolah bisa tumbuh dan berkembang dengan sempurna sesuai dengan visi- misi yang telah direncanakan. Tanpa peran aktif orangtua dalam mendampingi, mengingatkan, dan mencontohkan nilai-nilai yang sama di rumah, maka sianak akan mengalami kebingungan. Ia bisa tumbuh dengan akar yang lemah, mereka menyadari dan mengetahui dengan sesuatu yang benar, tetapi mereka tidak terbiasa melakukannya atau mempraktekkannya dirumah.

Banyak guru mengeluh: "Anak ini di sekolah sopan, tetapi ketika dia berada di rumah katanya kasar." Atau, "Di kelas dia rajin, tetapi ketika dia berada di rumah, dia malas belajar." Inilah yang sering terjadi dan delima karena apa yang ditanam gurunya disekolah namun tidak disiram oleh orangtua dirumah, bahkan terkadang sebaliknya: orangtua justru membiarkan, membenarkan, atau malah memanjakan secara berlebihan, sehingga ketika dia melakukan kesalahan namun dia beranggapan bahwa hal itu adalah sudah benar bukan sebuah kesalahan.

Jika hal itu terus dibiarkan, maka anak tersebut bisa tumbuh tanpa arah. Ia tahu banyak hal, tapi tak punya karakter yang kuat dalam bersikap. Ia cerdas, tapi akan mudah menyerah dan manja. Ia pandai bicara, tapi tak punya sikap dan percaya diri. Maka pertanyaannya: Sianak akan jadi apa jika yang menanam hanya guru sementara orangtuanya diam-diam saja?

Pendidikan bukanlah tugas tunggal yang harus dijalankan oleh guru saja disekolah, akan tetapi ini merupakan tanggung jawab bersama antara guru dan orangtua. Saat guru dan orangtua bersinergi dan berkalabosi dengan baik, maka sianak akan tumbuh utuh bukan hanya pintar, akan tetapi juga dia akan memiliki karakter dan kompetensi yang baik dan berkualitas.

0 komentar:

Posting Komentar